Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Senin, 19 Desember 2011

RESUME PTI PERTEMUAN 12


ENTERPRISE KOMPUTING

Pengertian  Enterprise ?
—  Menggambarkan bisnis atau perusahaan dengan segala ukuran : universitas, rumah sakit, laboratorium riset serta organisasi pemerintah.
—  Enterprise Komputing : pengunaan komputer dalam jaringan yang terdiri dari sistem operasi, protokol dan arsitektur jaringan yang berbeda.
Aliran informasi dalam perusahaan
  • Perusahaan manghasilkan dan mengumpulkan informasi mengenai pelanggan, pemasok dan aktivitas karyawan.
  • Informasi di dapat dari dalam perusahaan maupun dari luar perusahaan.
Sistem Informasi Perusahaan
—  Kumpulan HW/SW , manusia yang bekerja sama untuk menghasilkan informasi.
—  Prosedur / sebuah perintah yang di ikuti oleh user untuk menjalankan  aktivitas.

Read More - RESUME PTI PERTEMUAN 12

RESUME PTI PERTEMUAN 11

Etika, Kejahatan Komputer, dan Keamanan Sistem Informasi

Etika Sistem Informasi
  1. Melek Komputer
    • Mengetahui bagaimana menggunakan komputer
  2. Kesenjangan Digital
    • Gap antara mereka yang dapat mengakses komputer dan yang tidak memilikinya
  3. Privasi
    • Perlindungan informasi personal seseorang
  4. Pencurian Identitas
    • Pencurian nomor jaminan sosial, nomor kartu kredit, atau informasi personal lainnya.
  5. Keakuratan Informasi
    • Berkaitan dengan autentikasi atau kebenaran informasi
  6. Kepemilikan Informasi
    • Berhubungan dengan siapa yang memiliki informasi tentang individu dan bagaimana informasi dapat dijual dan dipertukarkan
  7. Aksesibilitas Informasi
    • Berkaitan dengan informasi apa seseorang berhak memperoleh dan bagaimana informasi dapat digunakan
  8. Isu-isu dalam aksesibilitas
    • Electronic Communications Privacy Act (ECPA)
    • Monitoring e-mail
    • HAKI
    • UU ITE
  9. Kebutuhan kode etik berperilaku
    • Etika bisnis
    • Plagiarisme
    • Cybersquatting
Kejahatan Komputer
  1. Definisi: kegiatan penggunaan komputer untuk melakukan tindakan ilegal
    • Hak pengaksesan komputer
    • Contoh:
      • Mencuri waktu pada komputer perusahaan
      • Membobol situs web pemerintah
      • Pencurian informasi kartu kredit
  2. Hukum negara bagian dan federal AS
    • Pencurian dan kompromi data
    • Mengakses komputer yang tidak berhak
    • Pelanggaran data milik bank
    • Penyadapan komunikasi
    • Ancaman untuk merusak sistem komputer
    • Penyebaran virus
  3. Hacking dan Cracking
    • Hacker – orang yang mengakses komputer yang tidak berhak, tetapi tidak melakukan perusakan
    • Cracker – orang yang membobol sistem komputer untuk tujuan perusakan
  4. Jenis-jenis kejahatan komputer
    • Data diddling: manipulasi atau pemalsuan data
    • Salami slicing: bagian program yang memotong sebagian kecil dari nilai transaksi yang besar dan mengumpulkan-nya dalam suatu periode tertentu
    • Phreaking: making free long distance calls
    • Cloning: penyalahgunaan telpon selular menggunakan scanner
    • Carding: pencurian nomor kartu kredit secara online
    • Piggybacking: pencurian nomor kartu kredit dengan memata-matai
    • Social engineering: menipu pegawai untuk mendapatkan akses
    • Dumpster diving: pencarian informasi pribadi di bak sampah
    • Spoofing: pencurian password melalui pemalsuan halaman login
  5. Virus Komputer dan Kode yang merusak
    • Virus –program yang bersifat merusak yang mengganggu fungsi normal sistem komputer
    • Jenis-jenis:
      • Worm: biasanya tidak merusak file; mampu memperbanyak diri
      • Trojan horses: Kegiatan tak terdeteksi; tidak memperbanyak diri
      • Logic bomb atau  time bombs: sejenis Trojan horse yang aktif setelah dipicu oleh suatu kejadian atau setelah selang waktu tertentu
Keamanan Komputer
  1. Pengamanan yang disarankan
    • Terapkan rencana pengamanan untuk mencegah pembobolan
    • Miliki rencana jika pembobolan terjadi
    • Buatlah backup!
    • Hanya ijinkan akses untuk pegawai tertentu
    • Ubah password secara teratur
    • Jagalah informasi yang tersimpan dengan aman
    • Gunakan software antivirus
    • Gunakan biometrik untuk mengakses sumberdaya komputasi
    • Rekrut tenaga kerja / pegawai yang bisa dipercaya
  2. Enkripsi – proses penyandian pesan sebelum memasuki jaringan atau gelombang udara, kemudian membuka kembali pada ujung penerimaan
  3. Bagaimana enkripsi bekerja
    • Sistem kunci rahasia simetrik
      • Pengirim dan penerima keduanya menggunakan kunci yang sama
      • Manajemen kunci dapat menjadi masalah
    • Teknologi kunci publik
      • Menggunakan kunci privat dan kunci publik
    • Autoritas sertifikat
      • Lembaga / orang terpercaya yang memberikan keterangan bahwa suatu situs web dapat dipercaya (menyediakan kunci publik kepada pihak yang terpercaya) A trusted middleman verifies that a Web site is a trusted site (provides public keys to trusted partners)
o   Secure socket layers (SSL)
  1. Hindari penipuan di dunia cyber
    • Pelelangan Internet
    • Akses Internet
    • Men-dial modem internasional
    • Web cramming
    • Multilevel marketing (skema piramida)
    • Bepergian / liburan
    • Kesempatan bisnis
    • Penanaman modal
    • Produk-produk pewaratan kesehatan

Read More - RESUME PTI PERTEMUAN 11

Minggu, 18 Desember 2011

resume PTI pertemuan 9

Resume PTI Pertemuan 9
 
Sistem Informasi Geografi
ü     Definisi dan Perkembangan SIG
·         Sistem informasi yang digunakan untuk memasukkan,
menyimpan, memanggil kembali, mengolah, menganalisis,
dan menghasilkan data bereferensi geografis atau data
geospasial, untuk mendukung pengambilan keputusan
dalam perencanaan dan pengelolaan penggunaan lahan,
sumber daya alam, lingkungan, transportasi, fasilitas kota,
dan pelayanan umum lainnya (Murai dalam Prayitno, 2000)
·         Menurut ESRI (1990), SIG sebagai suatu kumpulan yang
terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat
lunak, data geografi, dan personil yang dirancang secara
efisien untuk memperoleh, menyimpan, mengupdate,
memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan semua
bentuk informasi yang berreferensi geograf.
ü       Jadi SIG adalah Sebuah cara untuk menyimpan, mengambil, menyortir, dan membandingkan data spasial untuk mendukung beberapa proses analisis.
ü     Nama-Nama Lain dari SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
·         Sistem Informasi Lahan (Land Information System = LIS)
·         Pemetaan Terotomatis dan Pengelolaan Fasilitas (AM/FM =
Automated Mapping and Facilities Management)
·         Sistem Informasi Lingkungan (Enviromental Information System = EIS)
·         Sistem Informasi Sumber Daya (Resources Information System= RIS)
·         Sistem Informasi Perencanaan (Planning Information System = PIS)
·         Sistem Penanganan Data Keruangan (Spatial Data Handling System = SDHS)
ü      Karakteristik SIG
·         Merupakan hasil pengembangan perangkat keras dan lunak untuk
                       tujuan pemetaan, sehingga fakta wilayah dapat disajikan dalam satu
                      sistem berbasis komputer.
·         Melibatkan ahli geografi, informatika dan komputer, serta aplikasi
                        terkait.
·         Masalah dalam pengembangan meliputi: cakupan, kualitas dan
                        standar data, struktur, model dan visualisasi data, koordinasi
                        kelembagaan dan etika, pendidikan, expert system dan decision
                       support system serta penerapannya
·         Perbedaannya dengan Sistem Informasi lainnya: data dikaitkan
                       dengan letak geografis, dan terdiri dari data tekstual maupun grafik
·         Bukan hanya sekedar pengubahan peta konvensional (tradisional) ke
                       bentuk peta dijital untuk kemudian disajikan (dicetak / diperbanyak)
                       kembali.
·         Tetapi mampu mengumpulkan, menyimpan, mentrans-formasikan,
                       menampilkan, memanipulasi, memadukan dan menganalisis data
                       spasial dari fenomena geografis suatu wilayah.
·         Mampu menyimpan data dasar yang dibutuhkan untuk penyelesaian
                       suatu masalah. Contoh: penyelesaian masalah perubahan iklim
                       memerlukan informasi dasar seperti curah hujan, suhu, angin, kondisi
                      awan. Data dasar biasanya dikumpulkan secara berkala dalam
                      jangka yang cukup panjang.
ü      Komponen 1: PERANGKAT KERAS (HARDWARE)
1.     Komputer mencakup:
            • komputer tunggal,
            • komputer sistem jaringan dengan server (LAN & MAN)
            • Komputer dengan jaringan Global Internet (WAN)
2.     Perangkat Keras Pendukung Sistem GIS, meliputi:
            • Peralatan untuk Pemasukan Data
            • Peralatan untuk Pemprosesan Data
            • Peralatan untuk Penyajian Hasil
            • Peralatan untuk Penyimpanan (Storage)
ü      Komponen 2: PERANGKAT LUNAK (SOFTWARE)
1.     Perangkat lunak yang mempunyai fungsi: pemasukan data,
            manipulasi data, Penyimpanan data, Analisis Data, dan Penayangan Informasi Geografi
2.     Beberapa Persyaratan yang harus dipenuhi dari Software SIG:
            • Merupakan DataBase Management System (DBMS)
            • Memiliki fasilitas Pemasukan dan Manipulasi Data Geografi
            • Memiliki fasilitas untuk Query, Analisis, dan Visualisasi
            • Memiliki kemampuan Graphical User Interface (GUI) yang
            dapat menyajikan hasil (Penayangan dan Printout) informasi
            berbasis geografi dan memudahkan untuk akses terhadap
            seluruh fasilitas yang ada.
ü      Komponen 3: D A T A
1.     Data merupakan komponen yang sangat
            penting dalam Sistem Informasi Geografis
2.     Keakurasian Data sangat dituntut dalam SIG
3.     Dikenal konsep:
                        • “Garbits In Garbits Out” dan sebaliknya
                        • “Gold In Gold Out”

ü      Komponen 4: SUMBER DAYA MANUSIA (SDM-PEOPLE)
1.     Teknologi SIG menjadi sangat terbatas
            kemampuannya jika tidak ada Sumber Daya
            Manusia (SDM) yang mengelola sistem dan
            mengembangkan sistem untuk aplikasi yang
            sesuai.
2.     SDM Pengguna Sistem dan SDM Pembuat Sistem
            harus saling bekerjasama untuk mengembangkan
            teknologi SIG.


Read More - resume PTI pertemuan 9

Minggu, 27 November 2011

resume PTI pertemuan 10


RESUME PERTEMUAN 10 KNOWLEDGE MANAGEMENT
NAMA : YUSUF BAGUS ANGGARA
NIM     : 11410100137


Apa itu Knowledge?

¨  Informasi bukanlah pengetahuan (Wenig  1996)
¨  Informasi biasanya berupa data yang sederhana yang dapat terdiri dari berbagai format (angka, text, grafik)
¨  Pengetahuan/Knowledge dapat berupa gabungan pengalaman, nilai-nilai, informasi kontekstual, dan pandangan para pakar yang memberikan kerangka kerja untuk mengevaluasi dan menggabungkan pengalaman dan informasi yang baru.

Apa itu KM ?

¨  Penciptaan, penangkapan, pentransferan, pengaksesan pengetahuan dan informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik agar dapat memberikan hasil yang mendukung strategi bisnis (Horwitch and Amarcos, 2002)
¨  Sistem yang memungkinkan perusahaan menyerap pengetahuan, pengalaman dan kreativitas para stafnya untuk perbaikan kinerja perusahaan. (Davidson and Voss, 2002)
¨  Suatu strategi yang mengubah aset intelektual organisasi, baik informasi yang sudah terekam maupun bakat para anggota ke dalam nilai-nilai baru yang dapat meningkatkan daya saing. (Knowledge Transfer International)

Dari definisi KM terdapat beberapa hal penting yaitu :
  1. Menggunakan dan mengambil pengetahuan dari sumber luar.
  2. Menerapkan dan menyimpan pengetahuan dalam proses bisnis baik dalam produk maupun jasa.
  3. Pengetahuan tersimpan di dalam database & dokumen.
  4. Meningkatkan pengembangan pengetahuan melalui budaya organisasi.
  5. Sharing pengetahuan melalui organisasi.
  6. Menilai asset pengetahuan dan dampaknya. 

Faktor penyebab suatu perusahaan mampu bertahan lama, dan berkembang:

¨   Adaptasi cepat
¨   Inovasi terus-menerus
¨   Pengambilan keputusan yang tepat

Kemampuan bertahan hanya mungkin terwujud bila perusahaan:

¨  mampu menyerap dan menggunakan sumberdaya pengetahuan yang dimiliki oleh para anggotanya dengan efektif
¨  memberi ruang yang kondusif bagi setiap individu, tim, antar tim dan antar perusahaan untuk melakukan pengakuisisian, penciptaan, pentransferan, dan penggunaan kembali pengetahuan untuk diaktualkan dalam bentuk produk atau jasa yang inovatif.

Adanya e – commerce menimbulkan perubahan didalam lingkungan bisnis, diantaranya adalah :
  1. Berpengaruh secara langsung pada peluang bisnis baru, dimana mengarah pada pembuatan keputusan secara desentralisasi.
  2. Menumbuhkan kesadaran akan “brain drain”. (Perusahaan masih dapat beroperasi walaupun para pakar telah pensiun)
Menjamin kerjasama yang lebih sukses dengan suplier, vendor, customer.

Kegagalan KM dalam perusahaan dapat disebabkan oleh :
  1. Kegagalan memberikan penghargaan pada orang yang terlibat dalam tim KM.
  2. Membangun database yang terlalu besar dalam melayani kebutuhan perusahaan.
  3. Memandang KM sebagai teknologi atau area SDM.
  4. Memperkenalkan KM kepada organisasi sebagai proyek yang sederhana.
  5. Sikap kepemimpinan yang buruk. 

Level Knowledge Managenemnts (KM)
Level 1: Data tersebar ditransformasikan oleh processing (pemrosesan data) ke informasi. Pada level ini biasanya disebut management dokumen.
Level 2: Data dianalisis dan diterapkan sehingga menjadi informasi.
Level 3: Informasi dianalisis dan diterapkan sehingga menjadi pengetahuan.
Level 4: Pengetahuan dianalisis dan diterapkan sehingga membuat orang bijaksana

Tipe-Tipe Pengetahuan
  1. Pengetahuan eksplisit (explicit knowledge) yang dimiliki suatu lembaga. Explicit knowledge adalah  pengetahuan yang terdokumentasi yang maujud  dalam berbagai bentuk seperti paper, laporan  penelitian, buku, artikel, manuskrip, paten dan software, dll.
2.       Tacit knowledge ialah pengetahuan yang berada dalam pikiran manusia, yang bisa diserap orang lain melalui kolaborasi dan sharing (Nasseri, 1996), seperti percakapan antar muka, percakapan antar  telepon, training, email, dll.

Sumber-sumber pengetahuan dapat dibagi ke dalam tiga kategori :
1.       Modal pengetahuan (knowledge capital)
       Aset pengetahuan boleh jadi tersimpan, atau terletak pada pekerjaan rutin, proses dan  
       prosedur, peran jabatan dan pertanggung-jawaban, dan struktur organisasi.
      2. Modal Sosial (Social Capital)
       Nahapiet dan Ghosal (1998) memberikan definisi aset sosial sebagai sejumlah sumberdaya yang
      potensial dan aktual yang tersimpan  , tersedia  melalui, dan diperoleh dari jaringan antar
      hubungan yang diproses oleh individu atau organisasi.

Inti teori aset sosial  adalah tersedianya jaringan antarhubungan yang menyediakan sumber untuk menjalankan kegiatan sosial, menyediakan
koleksi aset pengetahuan yang dimiliki kepada anggota mereka.

3. Modal Infrastruktur (Infrastructure Capital)
Secara umum bahwa kekuatan layanan informasi tergantung
pada ketersediaan infrastruktur informasi yang dapat  memenuhi meningkatnya permintaan akan pertukaran dan manipulasi informasi melalui  jaringan kepada pengguna yang terpisah secara geografis (McLean, 1998).

Menurut Bernardin dan Russel (1993, p. 382) terdapat 6 kriteria untuk menilai kinerja karyawan, yaitu:
  1. Quality, tingkatan dimana proses atau penyesuaian pada cara yang ideal di
      dalam melakukan aktifitas atau memenuhi aktifitas yang sesuai harapan.
2. Quantity, Jumlah yang dihasilkan diwujudkan melalui nilai mata uang, jumlah
     unit, atau jumlah dari siklus aktifitas yang telah diselesaikan.
3. Timeliness, Tingkatan di mana aktifitas telah diselesaikan dengan waktu yang
     lebih cepat dari yang ditentukan dan memaksimalkan waktu yang ada untuk
     aktifitas lain.
4. Cost effectiveness, Tingkatan dimana penggunaan sumber daya organisasi
     berupa manusia, keuangan, dan teknologi dimaksimalkan untuk mendapatkan
     hasil yang tertinggi atau pengurangan kerugian dari tiap unit.
5. Need for supervision, Tingkatan dimana seorang karyawan dapat melakukan
     pekerjaannya tanpa perlu meminta pertolongan atau bimbingan dari
     atasannya.
6. Interpersonal impact, Tingkatan di mana seorang karyawan merasa percaya  
    diri, punya keinginan yang baik, dan bekerja sama di antara rekan kerja.

Memori adalah bagian terpenting dalam pembelajaran.
                Manusia selalu menambah pengetahuan yang dapat diperoleh dari pengalaman yang digabungkan dengan informasi yang terdapat dalam memori.
                Kemampuan belajar adalah dasar dalam pengumpulan pengetahuan, pengalaman, dan keahlian.
                Pembelajaran terjadi melalui 3 cara :
                1. belajar dari pengalaman.
                2. belajar dari contoh.
                3. belajar dari penemuan.
               

Read More - resume PTI pertemuan 10