RESUME PERTEMUAN 10 KNOWLEDGE MANAGEMENT
NAMA : YUSUF BAGUS ANGGARA
NIM : 11410100137
Apa itu Knowledge?
¨ Informasi bukanlah pengetahuan (Wenig 1996)
¨ Informasi biasanya berupa data yang sederhana yang dapat terdiri dari berbagai format (angka, text, grafik)
¨ Pengetahuan/Knowledge dapat berupa gabungan pengalaman, nilai-nilai, informasi kontekstual, dan pandangan para pakar yang memberikan kerangka kerja untuk mengevaluasi dan menggabungkan pengalaman dan informasi yang baru.
Apa itu KM ?
¨ Penciptaan, penangkapan, pentransferan, pengaksesan pengetahuan dan informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik agar dapat memberikan hasil yang mendukung strategi bisnis (Horwitch and Amarcos, 2002)
¨ Sistem yang memungkinkan perusahaan menyerap pengetahuan, pengalaman dan kreativitas para stafnya untuk perbaikan kinerja perusahaan. (Davidson and Voss, 2002)
¨ Suatu strategi yang mengubah aset intelektual organisasi, baik informasi yang sudah terekam maupun bakat para anggota ke dalam nilai-nilai baru yang dapat meningkatkan daya saing. (Knowledge Transfer International)
Dari definisi KM terdapat beberapa hal penting yaitu :
- Menggunakan dan mengambil pengetahuan dari sumber luar.
- Menerapkan dan menyimpan pengetahuan dalam proses bisnis baik dalam produk maupun jasa.
- Pengetahuan tersimpan di dalam database & dokumen.
- Meningkatkan pengembangan pengetahuan melalui budaya organisasi.
- Sharing pengetahuan melalui organisasi.
- Menilai asset pengetahuan dan dampaknya.
Faktor penyebab suatu perusahaan mampu bertahan lama, dan berkembang:
¨ Adaptasi cepat
¨ Inovasi terus-menerus
¨ Pengambilan keputusan yang tepat
Kemampuan bertahan hanya mungkin terwujud bila perusahaan:
¨ mampu menyerap dan menggunakan sumberdaya pengetahuan yang dimiliki oleh para anggotanya dengan efektif
¨ memberi ruang yang kondusif bagi setiap individu, tim, antar tim dan antar perusahaan untuk melakukan pengakuisisian, penciptaan, pentransferan, dan penggunaan kembali pengetahuan untuk diaktualkan dalam bentuk produk atau jasa yang inovatif.
Adanya e – commerce menimbulkan perubahan didalam lingkungan bisnis, diantaranya adalah :
- Berpengaruh secara langsung pada peluang bisnis baru, dimana mengarah pada pembuatan keputusan secara desentralisasi.
- Menumbuhkan kesadaran akan “brain drain”. (Perusahaan masih dapat beroperasi walaupun para pakar telah pensiun)
Menjamin kerjasama yang lebih sukses dengan suplier, vendor, customer.
Kegagalan KM dalam perusahaan dapat disebabkan oleh :
- Kegagalan memberikan penghargaan pada orang yang terlibat dalam tim KM.
- Membangun database yang terlalu besar dalam melayani kebutuhan perusahaan.
- Memandang KM sebagai teknologi atau area SDM.
- Memperkenalkan KM kepada organisasi sebagai proyek yang sederhana.
- Sikap kepemimpinan yang buruk.
Level Knowledge Managenemnts (KM)
Level 1: Data tersebar ditransformasikan oleh processing (pemrosesan data) ke informasi. Pada level ini biasanya disebut management dokumen.
Level 2: Data dianalisis dan diterapkan sehingga menjadi informasi.
Level 3: Informasi dianalisis dan diterapkan sehingga menjadi pengetahuan.
Level 4: Pengetahuan dianalisis dan diterapkan sehingga membuat orang bijaksana
Tipe-Tipe Pengetahuan
- Pengetahuan eksplisit (explicit knowledge) yang dimiliki suatu lembaga. Explicit knowledge adalah pengetahuan yang terdokumentasi yang maujud dalam berbagai bentuk seperti paper, laporan penelitian, buku, artikel, manuskrip, paten dan software, dll.
2. Tacit knowledge ialah pengetahuan yang berada dalam pikiran manusia, yang bisa diserap orang lain melalui kolaborasi dan sharing (Nasseri, 1996), seperti percakapan antar muka, percakapan antar telepon, training, email, dll.
Sumber-sumber pengetahuan dapat dibagi ke dalam tiga kategori :
1. Modal pengetahuan (knowledge capital)
Aset pengetahuan boleh jadi tersimpan, atau terletak pada pekerjaan rutin, proses dan
prosedur, peran jabatan dan pertanggung-jawaban, dan struktur organisasi.
2. Modal Sosial (Social Capital)
Nahapiet dan Ghosal (1998) memberikan definisi aset sosial sebagai sejumlah sumberdaya yang
potensial dan aktual yang tersimpan , tersedia melalui, dan diperoleh dari jaringan antar
hubungan yang diproses oleh individu atau organisasi.
Inti teori aset sosial adalah tersedianya jaringan antarhubungan yang menyediakan sumber untuk menjalankan kegiatan sosial, menyediakan
koleksi aset pengetahuan yang dimiliki kepada anggota mereka.
3. Modal Infrastruktur (Infrastructure Capital)
Secara umum bahwa kekuatan layanan informasi tergantung
pada ketersediaan infrastruktur informasi yang dapat memenuhi meningkatnya permintaan akan pertukaran dan manipulasi informasi melalui jaringan kepada pengguna yang terpisah secara geografis (McLean, 1998).
Menurut Bernardin dan Russel (1993, p. 382) terdapat 6 kriteria untuk menilai kinerja karyawan, yaitu:
- Quality, tingkatan dimana proses atau penyesuaian pada cara yang ideal di
dalam melakukan aktifitas atau memenuhi aktifitas yang sesuai harapan.
2. Quantity, Jumlah yang dihasilkan diwujudkan melalui nilai mata uang, jumlah
unit, atau jumlah dari siklus aktifitas yang telah diselesaikan.
3. Timeliness, Tingkatan di mana aktifitas telah diselesaikan dengan waktu yang
lebih cepat dari yang ditentukan dan memaksimalkan waktu yang ada untuk
aktifitas lain.
4. Cost effectiveness, Tingkatan dimana penggunaan sumber daya organisasi
berupa manusia, keuangan, dan teknologi dimaksimalkan untuk mendapatkan
hasil yang tertinggi atau pengurangan kerugian dari tiap unit.
5. Need for supervision, Tingkatan dimana seorang karyawan dapat melakukan
pekerjaannya tanpa perlu meminta pertolongan atau bimbingan dari
atasannya.
6. Interpersonal impact, Tingkatan di mana seorang karyawan merasa percaya
diri, punya keinginan yang baik, dan bekerja sama di antara rekan kerja.
Memori adalah bagian terpenting dalam pembelajaran.
Manusia selalu menambah pengetahuan yang dapat diperoleh dari pengalaman yang digabungkan dengan informasi yang terdapat dalam memori.
Kemampuan belajar adalah dasar dalam pengumpulan pengetahuan, pengalaman, dan keahlian.
Pembelajaran terjadi melalui 3 cara :
1. belajar dari pengalaman.
2. belajar dari contoh.
3. belajar dari penemuan.

0 komentar:
Posting Komentar